Malang – Universitas Al-Qolam Malang turut serta dalam kegiatan sosialisasi teknologi blockchain yang digagas oleh Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) Kabupaten Malang dengan dukungan Dubai Blockchain Center. Acara tersebut digelar di Universitas Kepanjen Malang dan diikuti oleh jajaran pimpinan serta tim teknologi informasi dari perguruan tinggi di bawah naungan LPTNU se-Kabupaten Malang. Sebagai pembicara utama, hadir Dr. Agustino Wibisono dari Dubai Blockchain Center serta Dr. H. Hambali, SE, Ketua PW LPNU Jawa Timur. Keduanya menekankan urgensi penerapan blockchain di sektor pendidikan tinggi, khususnya untuk memperkuat transparansi, efisiensi, dan keamanan dalam pengelolaan data akademik.
Dalam pemaparannya, blockchain dijelaskan sebagai teknologi penyimpanan data terdesentralisasi yang relatif sulit untuk dimanipulasi. Di lingkungan kampus, teknologi ini dapat menjaga keamanan sekaligus mempermudah verifikasi berbagai data mahasiswa, mulai dari riwayat studi, catatan kehadiran, transkrip nilai, ijazah, hingga sertifikat kegiatan. Ke depannya, sertifikat akademik bahkan dimungkinkan hadir dalam bentuk NFT (Non-Fungible Token) yang tidak dapat dipalsukan. Universitas Al-Qolam Malang menilai kegiatan ini sebagai langkah strategis dalam membawa kampus menuju ekosistem digital yang lebih modern. Penerapan blockchain dianggap sangat sesuai untuk mewujudkan layanan akademik yang transparan, efisien, dan berbasis data.
Selain mendorong digitalisasi, implementasi blockchain turut membuka peluang karier dan penguatan kompetensi di era Web 3.0. Sejumlah bidang kerja baru kini semakin terbuka, antara lain pengembang sistem, pengelola data terdesentralisasi, serta berbagai profesi digital yang dapat dijalankan secara fleksibel dari berbagai lokasi. Melalui semangat kolaborasi dan inovasi, Universitas Al-Qolam Malang menegaskan kesiapannya untuk berperan sebagai kampus perintis dalam transformasi sistem akademik berbasis blockchain di lingkungan LPTNU Kabupaten Malang. Langkah ini diharapkan mampu memperkokoh posisi perguruan tinggi NU sebagai penggerak layanan pendidikan yang lebih adaptif, aman, dan terpercaya.
Penulis: Muhammad Ulil Albab, S.H
Editor: Muhammad Ulil Albab, S.H
Sumber Gambar: Media Center Al-Qolam
