Akuntansi Syariah Al-Qolam Malang Perkuat Kemitraan Strategis bersama ICMA dalam Dies Natalis ke-4 di Surabaya

Malang — Program Studi Akuntansi Syariah Universitas Al-Qolam Malang secara resmi mengikat kerja sama dengan Ikatan Cendekiawan Muda Akuntansi (ICMA). Kesepakatan tersebut ditandatangani pada Kamis, 23 Oktober 2025, dalam rangkaian Dies Natalis ICMA ke-4 yang berlangsung di Universitas Katolik Darma Cendika (UKDC) Surabaya. Acara yang mengusung tema “The Role of Accounting in Supporting Business Sustainability in the Digital Era” tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum ICMA, Rafles Ginting, S.E., M.Ak., dan dihadiri jajaran dosen, mitra perguruan tinggi, serta anggota ICMA dari berbagai daerah di Indonesia.

Kemitraan ini diarahkan untuk mempererat hubungan antara dunia akademik dan profesi akuntansi. Ruang lingkup kerja sama mencakup pengembangan kurikulum yang berorientasi pada kebutuhan industri dan keberlanjutan, peningkatan kompetensi dosen serta mahasiswa, riset kolaboratif, dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) yang mendorong literasi serta inklusi keuangan. Rafles Ginting, S.E., M.Ak. menegaskan bahwa penjalinan kemitraan dengan perguruan tinggi merupakan wujud komitmen ICMA dalam membangun jejaring profesional yang adaptif dan berintegritas.

“ICMA ingin berperan sebagai penghubung antara akademisi, praktisi, dan mahasiswa, sehingga profesi akuntan Indonesia lebih siap menghadapi transformasi digital serta tantangan keberlanjutan bisnis,” ujarnya.

Di sisi lain, Ketua Program Studi Akuntansi Syariah Universitas Al-Qolam Malang, Ibu Nufidatul Mahmudah, S.Pd., M.Ak., CAP, memandang kerja sama ini sebagai momentum penting dalam meningkatkan mutu pendidikan akuntansi, baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Kami berharap kolaborasi ini membuka kesempatan bagi mahasiswa dan dosen untuk aktif berpartisipasi dalam forum profesional maupun riset internasional di bidang akuntansi,” tuturnya.

Selain penandatanganan MoU, Dies Natalis ICMA ke-4 juga menghadirkan orasi ilmiah, kuliah umum internasional, serta ICMA Awards. Sejumlah akademisi terkemuka turut mengisi rangkaian acara tersebut, di antaranya Prof. Dr. Lilik Purwanti (Universitas Brawijaya), Prof. Dr. Maria Widyastuti (UKDC), dan Assoc. Prof. Dr. Effiezal Aswadi Abdul Wahab (Curtin University, Australia).

Penandatanganan MoU ini tidak hanya menjadi bentuk kesepakatan formal, tetapi juga cerminan komitmen bersama untuk memadukan ilmu pengetahuan, nilai spiritual, dan tanggung jawab sosial dalam praktik akuntansi modern. Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan lahir ekosistem pendidikan yang menghasilkan lulusan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran moral dan sosial dalam menjalankan profesinya.

Diposkan di Tak Berkategori

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *