Malang – Universitas Al-Qolam Malang kembali memperlihatkan dedikasinya dalam mengembangkan capaian mahasiswa pada level nasional. Tiga mahasiswa Program Studi Akuntansi Syariah, yaitu Hendra Prastya Mere Sadhu, Fathur Rahman, dan Moh. Mahfudzi Murtaqi, ditetapkan sebagai perwakilan kampus dalam Kompetisi Debat Ekonomi Mahasiswa Tingkat Nasional yang digelar sebagai bagian dari Sharia Accounting Fair (SAF) 2025.
Ajang ini mengangkat tema “Recover Together, Recover Stronger: Optimizing Sharia Economics and Finance for Indonesia’s Growth” dan menjadi ruang bagi mahasiswa lintas perguruan tinggi untuk menguji kemampuan analisis ekonomi, pemahaman terhadap keuangan syariah, serta keterampilan berbicara dalam debat yang menuntut ketajaman nalar dan presisi argumen. Menggunakan format ASEAN Parliamentary Debate, para peserta akan memaparkan pandangan terhadap persoalan ekonomi kontemporer dan tantangan pembangunan yang berlandaskan nilai-nilai syariah.
Delegasi Universitas Al-Qolam Malang telah menjalani persiapan secara matang, meliputi pendalaman teori ekonomi syariah, kajian terhadap isu-isu terkini, serta latihan intensif untuk memperkuat kemampuan retorika. Ketiganya memiliki semangat yang besar untuk tampil maksimal dan menjaga nama baik almamater dalam ajang prestisius tersebut.
Ketua Program Studi Akuntansi Syariah, Ibu Nufidatul Mahmudah, S.Pd., M.Ak., CAP, menyatakan rasa bangganya atas terpilihnya ketiga mahasiswa tersebut. Keikutsertaan mereka dipandang sebagai wujud nyata kualitas akademik dan karakter mahasiswa yang terus dibina oleh Program Studi Akuntansi Syariah. Ia berharap langkah ini dapat mendorong mahasiswa lain agar berani berkompetisi dan mengasah potensi diri di berbagai bidang.
“Kami bangga melihat semangat dan kesiapan mereka. Ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Al-Qolam mampu bersaing di tingkat nasional. Semoga tim memperoleh hasil terbaik dan membawa pulang prestasi,” ujarnya.
Sharia Accounting Fair 2025 menjadi momen penting bagi para peserta untuk terlibat aktif dalam diskusi ekonomi syariah di tingkat nasional. Kehadiran tim Universitas Al-Qolam Malang diharapkan dapat menghadirkan gagasan yang segar sekaligus mempererat jejaring akademik antarperguruan tinggi.
Penulis: Nufidatul Mahmudah, S.Pd, M.Ak
Editor: Muhammad Ulil Albab, S.H
Sumber Gambar: Media Center Al-Qolam
