Malang — Universitas Al-Qolam Malang (UQM) kembali menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat budaya membaca serta meningkatkan layanan akademik melalui perpanjangan Nota Kesepahaman (MoU) dengan perpustakaan Universitas Merdeka (UNMER) Malang. Langkah ini menjadi kelanjutan dari kemitraan strategis yang sebelumnya telah terjalin di antara kedua perguruan tinggi tersebut.
Penandatanganan perpanjangan MoU dilakukan oleh Kepala Perpustakaan UQM, Farida Faska, S.E, dan Kepala Perpustakaan UNMER Malang, Dr. Ir. Djoko Andrijono, M.T. Proses tersebut berlangsung dalam suasana yang hangat dan dipenuhi semangat kolaborasi.
Kerja sama ini meliputi sejumlah bidang penguatan layanan perpustakaan, antara lain pengembangan koleksi referensi, perluasan akses terhadap sumber informasi, penyelenggaraan kegiatan literasi bersama, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia dalam pengelolaan perpustakaan modern.
Farida Faska, S.E menjelaskan bahwa perpanjangan MoU tersebut merupakan langkah strategis untuk mengangkat mutu layanan perpustakaan di lingkungan Universitas Al-Qolam Malang.
“Perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai tempat menyimpan buku, melainkan juga sebagai pusat pengembangan ilmu dan tradisi akademik. Lewat kerja sama ini, kami berharap akses literasi dapat semakin luas dan kualitas layanan informasi bagi seluruh sivitas akademika dapat meningkat,” tuturnya.
Ia turut menambahkan bahwa sinergi antarperguruan tinggi memegang peran penting dalam menghadapi tantangan digitalisasi informasi yang terus berkembang.
“Kolaborasi ini membuka ruang bagi pertukaran sumber daya dan pengetahuan, sehingga perpustakaan dapat berkembang menjadi lebih adaptif, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan zaman,” lanjutnya.
Sementara itu, Dr. Ir. Djoko Andrijono, M.T menilai bahwa kerja sama antarperpustakaan perguruan tinggi merupakan elemen penting dalam membangun ekosistem akademik yang kokoh dan berkesinambungan.
“Kami menyambut baik perpanjangan kerja sama ini sebagai wujud komitmen bersama untuk meningkatkan mutu layanan perpustakaan. Sinergi ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata, tidak hanya bagi masing-masing institusi, tetapi juga bagi pengembangan keilmuan secara lebih luas,” ungkapnya.
Melalui perpanjangan MoU ini, kedua pihak sepakat untuk terus mengembangkan program-program kolaboratif yang mendukung peningkatan literasi dan akses terhadap ilmu pengetahuan.
