Malang – Sebanyak ratusan mahasiswa memadati Auditorium Al-Qolam dalam kegiatan Stadium General Kuliah Kerja Nyata (KKN) 2025 yang digelar pada Senin (17/2). Kegiatan ini dirancang sebagai bekal wawasan serta keterampilan praktis sebelum para mahasiswa diberangkatkan ke tengah masyarakat dalam rangkaian program KKN.
Ketua KKN T 2025, Hairul Fuadi, M.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa KKN merupakan wujud konkret pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, mahasiswa tidak cukup hanya mengaplikasikan teori yang dipelajari di bangku kuliah, melainkan juga perlu belajar langsung dari kehidupan warga serta turut menawarkan solusi atas persoalan yang dihadapi. “Mahasiswa diharapkan tidak hanya menerapkan ilmu yang telah diperoleh di kampus, tetapi juga belajar langsung dari masyarakat serta memberikan solusi atas permasalahan yang ada,” tuturnya.
Sejumlah narasumber kompeten turut dihadirkan, di antaranya Ketua LP3M, A. Atho’ Lukman Hakim, yang mengulas strategi pemberdayaan masyarakat sekaligus tantangan yang berpotensi muncul di lapangan. Dalam paparannya, ia menggarisbawahi arti penting komunikasi yang efektif, kemampuan beradaptasi dengan budaya setempat, serta kekompakan tim selama masa KKN berlangsung.
Agar kegiatan lebih interaktif, panitia juga membuka sesi tanya jawab dan diskusi. Sejumlah peserta tampak aktif mengajukan pertanyaan, mulai dari rancangan program kerja KKN, teknik pemetaan sosial, hingga strategi mengatasi hambatan yang mungkin ditemui di lokasi pengabdian.
Salah seorang peserta, Aisyah dari Fakultas Tarbiyah Program Studi Tadris Bahasa Indonesia, menyampaikan kesan positifnya usai mengikuti acara tersebut. “Saya sangat terkesan dengan Stadium General KKN-T 2025 karena sangat bermanfaat, terutama bagi mahasiswa yang akan menjalankan KKN-T. Dalam acara ini, disampaikan berbagai materi yang membantu kami memahami konsep dan tujuan KKN-T. Selain itu, sesi tanya jawab juga sangat berguna karena saya bisa mendapatkan jawaban atas pertanyaan yang selama ini saya pikirkan,” ungkapnya.
Melalui penyelenggaraan Stadium General ini, mahasiswa diharapkan dapat lebih siap serta memiliki pemahaman yang lebih matang sebelum memulai program KKN. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi titik awal penting dalam memperkuat kolaborasi antara dunia akademik dan masyarakat demi terciptanya dampak positif yang berkelanjutan.
Penulis: Muhammad Khoirudin Firman Ismail
Editor: Muhammad Ulil Albab, S.H
Sumber Gambar: Media Center Al-Qolam
