Dosen Universitas Al-Qolam Malang Bahas Pemanfaatan Teknologi dalam Pembelajaran Ilmu Hadis

Universitas Al-Qolam Malang menggelar Focus Group Discussion (FGD) yang diprakarsai oleh para dosen rumpun institusi pengampu mata kuliah Studi Hadis. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi sekaligus memperkuat proses pembelajaran berbasis teknologi. Terdapat dua agenda pokok dalam forum tersebut, yaitu evaluasi pembelajaran Studi Hadis serta simulasi penelusuran hadis melalui situs web. Kedua agenda itu dirancang agar dapat terintegrasi ke dalam capaian pembelajaran (CP) mata kuliah.

Evaluasi dilaksanakan sebagai bahan refleksi atas jalannya perkuliahan selama satu semester terakhir. Dalam forum, para dosen membahas sejauh mana pendekatan pedagogis yang diterapkan berjalan efektif, sejauh mana materi ajar sesuai dengan kebutuhan mahasiswa, serta hambatan yang muncul dalam upaya mengajarkan metodologi kajian hadis secara menyeluruh. Para peserta menegaskan bahwa kemajuan teknologi informasi membuka peluang baru dalam studi hadis yang perlu direspons dengan cepat melalui desain kurikulum yang lentur dan berorientasi pada penerapan.

Sebagai tindak lanjut, sesi simulasi penelusuran hadis berbasis website menjadi bagian utama FGD. Simulasi tersebut terdiri atas empat tahap: (1) penelusuran redaksi hadis melalui basis data digital; (2) pelacakan nama perawi dalam rujukan klasik maupun kontemporer; (3) pemeriksaan status perawi berdasarkan marātib al-jarḥ wa al-ta‘dīl; dan (4) analisis terhadap data yang terkumpul guna menilai kualitas hadis secara ilmiah. Seluruh tahapan ini diarahkan untuk membekali mahasiswa dengan kompetensi literasi digital serta keterampilan kritik hadis secara praktis.

Dalam diskusi lanjutan, peserta FGD sepakat untuk mencantumkan kemampuan penelusuran hadis digital sebagai bagian dari capaian pembelajaran mata kuliah Studi Hadis. Langkah ini dinilai tidak hanya memperkuat aspek praktis pembelajaran, tetapi juga menumbuhkan kesadaran kritis mahasiswa terhadap keabsahan teks-teks keagamaan. Penyesuaian kurikulum nantinya akan memastikan keterampilan digital tersebut terintegrasi dengan tetap menjaga landasan teoritis ilmu hadis.

Penulis : Muhammad Ulil Albab, S.H
Editor : Muhammad Ulil Albab, S.H
Sumber Gambar : Media Center Al-Qolam

Diposkan di Tak Berkategori

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *