Kapolsek Gondanglegi, Kompol Nyoto Gelar, S.Psi, bersama Camat Gondanglegi, Drs. Ahmad Muwassi Arif, M.Si, mendatangi kampus IAI Al Qolam Malang. Kedatangan keduanya diterima langsung oleh Wakil Rektor I IAI Al Qolam, Achmad Beadie Busyroel Basyar, M.Pd.I.
Kunjungan tersebut bertujuan mempererat tali silaturahmi sekaligus menjajaki kerja sama demi kemaslahatan masyarakat, khususnya warga Gondanglegi. Dalam kesempatan itu, Kompol Nyoto Gelar turut mengajak seluruh civitas akademika IAI Al Qolam untuk berperan aktif dalam mewujudkan pemilihan umum yang damai.
Camat Muwassi Arif menilai bahwa kolaborasi antara pemerintah dan dunia akademik memiliki potensi besar dalam memperkuat pemberdayaan desa. Sebagai contoh, ia menyebut program Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang dijalankan bersama masyarakat setempat. Keterlibatan para akademisi IAI Al Qolam, menurutnya, dapat semakin memperkokoh upaya tersebut.
Di sisi lain, Kompol Nyoto Gelar memaparkan program “Jumat Curhat” yang digagas untuk memberi ruang bagi masyarakat menyampaikan aspirasi kepada Muspika Gondanglegi. Melalui program ini, berbagai keluhan dan harapan warga diharapkan dapat dipahami secara lebih menyeluruh sehingga solusi yang dihadirkan bisa lebih cepat dan tepat sasaran.
Sementara itu, Wakil Rektor I IAI Al Qolam Malang, Ahmad Beadie Busyroel Basyar, M.Pd.I, yang akrab disapa Gus Bedi, memperkenalkan Indeks Desa Maslahah (IDM). Indeks ini merupakan instrumen pengukur tingkat kemaslahatan suatu desa. “Indeks ini ibarat rapor kemaslahatan desa dengan alat ukur yang lebih holistik, karena turut mencakup aspek agama, pendidikan, dan lingkungan,” ujarnya. Ia berharap IDM dapat menjadi salah satu landasan data dalam perumusan kebijakan publik, khususnya yang berkaitan dengan pembangunan desa.
