Mojokerto – IAI Al-Qolam kembali berperan sebagai fasilitator dalam Workshop Pengoperasian Pangkalan Data Perguruan Tinggi. Kegiatan tersebut berlangsung di Institut Agama Islam Uluwiyah, Mojokerto, pada Kamis (9/7/2015).
IAI Uluwiyah Mojokerto merupakan perguruan tinggi Islam swasta yang baru saja berubah status dari sekolah tinggi menjadi institut. Perubahan status tersebut membuat kampus ini perlu segera memasukkan data mahasiswanya ke dalam PDPT, agar proses migrasi menjadi institut dapat tercatat dalam data Dikti.
Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Cluster Mataraman, Ahmad Budiyono (STIT Uswatul Wutsqo Jombang), beserta Wakil Ketua, Muhammad Yusuf (STIS Fakih Asy’ari, Kediri). Dalam sambutannya, Ketua Cluster menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta atas terjalinnya silaturahim dan komunikasi yang terus terpelihara. “Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus ditingkatkan, sehingga setiap kampus memiliki tim khusus yang menangani pangkalan data,” tuturnya.
Workshop dipandu oleh Muhammad Hasyim dari IAI Al-Qolam Malang. Ia dipercaya Ketua Cluster Mataraman untuk memberikan sosialisasi dan pelatihan, mengingat kemampuannya di bidang ini sudah cukup dikenal.
Dalam kesempatan itu, Hasyim menegaskan pentingnya kerja tim dalam menuntaskan tugas pelaporan data. “Diperlukan tim khusus untuk menangani pekerjaan ini. Jika dikerjakan seorang diri, dapat dipastikan akan kewalahan,” ujarnya.
Materi workshop meliputi instalasi feeder, teknik pendaftaran akun baru, pengisian data, sinkronisasi, pelaporan, dan berbagai materi terkait lainnya. Kegiatan dimulai pukul 14.00 WIB hingga menjelang waktu berbuka puasa. Usai kegiatan, seluruh peserta berbuka puasa bersama jajaran pimpinan IAI Uluwiyah.
