Malang, Selasa, 26 Maret 2024 — Badrul Arifin, M.Pd.I, dosen Universitas Al-Qolam Malang sekaligus Sekretaris PMB, resmi menerima pin dan sertifikat dari Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI). Ia termasuk peserta yang dinyatakan lulus setelah menuntaskan seluruh rangkaian Pelatihan untuk Pelatih (Training of Trainers/TOT) Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan bagi Dosen, Guru, dan Widyaiswara. Pelatihan tersebut berlangsung secara virtual pada 20–29 Februari 2024.
Kegiatan TOT itu diselenggarakan berdasarkan Surat Perintah Plt. Deputi Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Lemhannas RI Nomor: SPRIN/232/II/2024 tentang Penunjukan Peserta Training of Trainers. Dari 1.221 pendaftar yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, sebanyak 177 orang terpilih sebagai peserta TOT angkatan pertama tahun 2024. Salinan daftar peserta terpilih tersebut turut dilampirkan dalam berita ini.
Adapun tema yang diusung dalam kegiatan ini adalah “Implementasi Nilai-Nilai Kebangsaan yang Bersumber dari Empat Konsensus Dasar Bangsa Guna Memelihara dan Meningkatkan Kualitas Kehidupan Bermasyarakat, Berbangsa, dan Bernegara.”
Penyelenggaraan kegiatan ini memiliki tiga tujuan utama. Pertama, peserta diharapkan memahami nilai-nilai kebangsaan yang berakar pada empat konsensus dasar bangsa. Kedua, peserta diharapkan mampu meningkatkan moral dan etika sebagai insan pembangunan Indonesia yang bertanggung jawab dalam mengimplementasikan nilai-nilai kebangsaan, demi mencerdaskan kehidupan bangsa serta mewujudkan cita-cita dan tujuan nasional. Ketiga, peserta diharapkan mampu menerjemahkan nilai-nilai kebangsaan ke dalam pola pikir, sikap, dan tindakan sehari-hari, sebagai bagian dari pembentukan kepribadian keindonesiaan masyarakat, khususnya peserta didik di lingkungan pendidikan formal, nonformal, dan informal.
Dalam sambutan pembukaan, Plt. Gubernur Lemhannas RI, Laksamana Madya TNI Maman Firmansyah, menekankan bahwa para pelatih yang telah memahami Wawasan Kebangsaan dan Paradigma Nasional wajib memiliki landasan kokoh dalam menjalankan peran sebagai pendidik. Menurutnya, pemahaman mendalam terhadap nilai-nilai kebangsaan akan membantu para pendidik membimbing peserta didik agar selaras dengan visi dan misi bangsa. Melalui kesadaran akan Wawasan Nusantara, Ketahanan Nasional, dan Kewaspadaan Nasional, para pendidik diharapkan menjadi garda terdepan dalam memperkuat kedaulatan negara, memajukan kesejahteraan rakyat, serta menjaga stabilitas keamanan. Dengan demikian, para agen perubahan yang berkomitmen pada Wawasan Kebangsaan…
